Pada hari ini, Senin tanggal 21 September 2026 dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola dan mutu pendidikan di lingkungan madrasah, Pengawas Madrasah Sub Rayon MTsN 2 Langkat melaksanakan kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk evaluasi sekaligus pembinaan terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kepala madrasah dalam mengelola serta mengembangkan satuan pendidikan. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 10.00 Wib sampai dengan selesai dan bertempat di kantor dewan guru MTsN 2 Langkat

Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah tidak hanya berfokus pada penilaian administratif, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh madrasah. Melalui kegiatan tersebut, kepala madrasah mendapatkan masukan, arahan, dan penguatan untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan serta pengelolaan madrasah secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Pengawas Madrasah Sub Rayon MTsN 2 Langkat yaitu Dewi Melani Hasibuan, M. Pd melakukan pembahasan dan evaluasi terkait berbagai aspek kinerja kepala madrasah. Pembahasan meliputi pelaksanaan tugas kepemimpinan, pengembangan program madrasah, pembinaan tenaga pendidik dan kependidikan, hingga upaya peningkatan mutu pembelajaran seperti musyawarah guru mata pelajaran hingga Kurikulum Berbasis Cinta

Kepala MTsN 2 Langkat, Zulkifli Hasibuan, M.Pd, menyambut baik pelaksanaan PKKM dan pembahasan berbagai program tersebut. Menurutnya, kegiatan evaluasi dan pembinaan seperti ini sangat penting untuk mengetahui sejauh mana program madrasah telah berjalan sekaligus menjadi bahan perbaikan ke depannya. “PKKM bukan hanya sebagai kegiatan penilaian, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk melakukan evaluasi dan mendapatkan arahan dari pengawas. Masukan yang diberikan tentunya menjadi bahan bagi madrasah untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan program-program yang sudah berjalan,” Ungkapnya.

Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa keberadaan Musyawarah Kerja Kepala Madrasah (MKKM), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) memiliki peran penting dalam membangun kolaborasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah. “MKKM, MGMP, dan KBC merupakan wadah yang sangat penting untuk membangun komunikasi dan kolaborasi. Melalui forum tersebut, kepala madrasah dan guru dapat saling berbagi pengalaman, menyampaikan gagasan, serta mencari solusi bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan,” tambahnya.

Sementara itu, Pengawas Madrasah Sub Rayon MTsN 2 Langkat, Dewi Melani Hasibuan, M. Pd menyampaikan bahwa PKKM diharapkan tidak hanya dipandang sebagai proses evaluasi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan dan peningkatan kualitas kepemimpinan kepala madrasah. “Penilaian kinerja kepala madrasah merupakan bagian dari upaya untuk melihat pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kepala madrasah sekaligus memberikan pembinaan. Harapannya, setiap hasil evaluasi dapat menjadi bahan perbaikan dan pengembangan madrasah ke depan.” ujarnya.

Pengawas madrasah juga menekankan pentingnya penguatan MKKM, MGMP, dan KBC agar tidak hanya berjalan sebagai kegiatan rutin, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kompetensi kepala madrasah dan guru. “MKKM harus menjadi ruang koordinasi dan berbagi praktik baik bagi kepala madrasah. Begitu juga MGMP dan KBC harus dimanfaatkan secara maksimal oleh guru untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran. semuanya perlu berjalan secara aktif, kolaboratif, dan berkelanjutan.” jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang semakin baik antara pengawas madrasah, kepala madrasah, dan para tenaga pendidik. Evaluasi melalui PKKM diharapkan mampu memberikan gambaran terhadap capaian kinerja sekaligus menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah peningkatan mutu madrasah.

Dengan adanya penguatan MKKM, MGMP, dan KBC, madrasah diharapkan semakin mampu membangun budaya kerja yang kolaboratif dan meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik. Pada akhirnya, berbagai upaya tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap terciptanya proses pembelajaran yang berkualitas serta peningkatan mutu pendidikan di lingkungan madrasah.