Pada hari ini, Senin tanggal 14 September 2026 dalam rangka upaya menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus membentuk karakter peserta didik yang disiplin dan berakhlak mulia, MTsN 2 Langkat terus membiasakan pelaksanaan ibadah di lingkungan madrasah. Salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan adalah shalat Zuhur berjamaah yang diikuti oleh peserta didik dan dilaksanakan di dalam kelas masing-masing.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembiasaan positif yang diterapkan madrasah untuk mengajarkan peserta didik agar senantiasa menyempatkan waktu untuk melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim, meskipun sedang berada dalam aktivitas pembelajaran. Setelah memasuki waktu Zuhur, kegiatan pembelajaran dihentikan sejenak. Peserta didik bersama guru di masing-masing kelas kemudian mempersiapkan diri untuk melaksanakan shalat Zuhur secara berjamaah. Suasana kelas pun berubah menjadi lebih khidmat ketika seluruh peserta didik menata barisan dan melaksanakan ibadah bersama.

Pelaksanaan shalat Zuhur berjamaah di setiap kelas juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kedisiplinan. Peserta didik dibiasakan untuk mengenali waktu shalat, mempersiapkan diri tepat waktu, serta melaksanakan ibadah dengan tertib dan penuh tanggung jawab. Pelaksanaan tersebut menjadi salah satu bentuk pembiasaan yang diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran peserta didik untuk senantiasa melaksanakan kewajiban ibadah tepat waktu. Selain itu, kegiatan ini juga mengajarkan kedisiplinan, ketertiban, kebersamaan, serta rasa tanggung jawab kepada peserta didik.

Salah satu guru pendamping, Zuriyah, S.Pd.I, menyampaikan bahwa pembiasaan shalat Zuhur berjamaah sangat penting untuk diterapkan sejak dini. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi bagian dari proses pembentukan karakter peserta didik. “Melalui shalat Zuhur berjamaah ini, kami ingin membiasakan anak-anak agar lebih disiplin dalam menjalankan ibadah. Ketika sudah masuk waktunya, mereka belajar untuk meninggalkan aktivitas sejenak dan melaksanakan kewajibannya. Harapannya, kebiasaan ini tidak hanya dilakukan di madrasah, tetapi juga terus mereka terapkan di rumah dan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Zuriyah.

Sementara itu, Kepala MTsN 2 Langkat, Zulkifli Hasibuan, M.Pd, menegaskan bahwa madrasah memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendidikan yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan pembentukan karakter religius. Menurutnya, pembiasaan ibadah merupakan salah satu langkah nyata madrasah dalam membentuk generasi yang memiliki akhlak mulia serta mampu menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. “Pembiasaan seperti shalat berjamaah ini harus terus kita jaga dan laksanakan secara konsisten. Kita berharap peserta didik tidak hanya memahami nilai-nilai agama secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, madrasah dapat melahirkan generasi yang berilmu, berkarakter, disiplin, dan bertakwa.” ungkapnya.

Dengan dilaksanakannya shalat Zuhur berjamaah secara rutin, MTsN 2 Langkat terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang religius dan kondusif. Kegiatan ini diharapkan menjadi kebiasaan positif yang tertanam dalam diri setiap peserta didik sehingga mampu membentuk pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap kewajiban beribadah.

Rutinitas tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen MTsN 2 Langkat dalam membangun generasi madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan prestasi, tetapi juga memiliki keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia sebagai bekal dalam menghadapi masa depan.