
Pada hari ini, Rabu tanggal 4 Maret 2026 setelah terdampak banjir bandang di November lalu, MTsN 2 Langkat kini Kembali menerima bantuan. Namun kali ini berbeda dari biasanya, karena biasanya menerima bantuan berupa logistik, alat-alat kebutuhan pembersihan madrasah dan bantuan tenaga dalam membersihkan area madrasah dari berbagai pihak, tapi kali ini MTsN 2 Langkat menerima bantuan revitalisasi Gedung dari HK. Tak hanya itu, pihak HK juga membersihkan sisa-sisa material banjir yang masih ada tertinggal di wilayah madrasah. Kegiatan itu dilaksanakan mulai pukul 08.00 wib pada hari Sabtu tanggal 28 Februari 2026 dan akan dilaksanakan hingga seluruh kerusakan dari dampak banjir telah selesai di revitalisasi.
Banjir bandang yang sebelumnya telah melanda menyebabkan sejumlah kerusakan yang dirasakan oleh MTsN 2 Langkat yaitu seperti beberapa ruang kelas, kantor, kamar mandi atau fasilitas-fasilitas madrasah lainnya. Kondisi ini tentunya sempat menghambat proses belajar mengajar dan aktivitas madrasah.
Melalui program bantuan sosial dan tanggung jawab sosial ini, pihak HK menyalurkan dukungan berupa perbaikan ruang kelas, kamar mandi, kantor atau kerusakan-kerusakan sarana dan prasarana lainnya yang berada di Kawasan MTsN 2 Langkat serta pembersihan lingkungan madrasah yang masih terdapat sisa-sisa material dari dampak banjir yang tersisa.
Kepala MTsN 2 Langkat yaitu bapak Zulkifli Hasibuan, M. Pd menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan yang diterima “kami sangat bersyukur atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk mengembalikan kenyamanan kepada seluruh siswa-siswi madrasah dalam mengikuti kegiatan aktif belajar”. Ungkap Kepala MTsN 2 Langkat.
Proses revitalisasi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan tenaga professional dalam melakukan pemulihan konstruksi bangunan. Suasana kebersamaan dan semangat terlihat saat proses tersebut sedang berlangsung. Dengan adanya bantuan dari HK, MTsN 2 Langkat kini semakin optimis menatap masa depan. Lingkungan madrasah yang Kembali bersih dan tertata rapi menjadi symbol kebangkitan serta semangat baru bagi para siswa untuk terus belajar dan berprestasi meski sempat di terpa musibah.




