
Pada hari ini, Senin tanggal 27 April 2026 sesuai dengan jadwal yang telah di tetapkan oleh panitia penerimaan murid baru madrasah untuk menyaring calon peserta didik yang unggul dan berkarakter Islami, Panitia Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMB) menggelar ujian tahfizh dan tes baca Al-Qur’an bagi calon siswa berprestasi. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme tinggi dari para peserta yang telah di nyatakan lulus dalam seleksi administrasi sebelumnya.
Ujian tahfizh dan tes baca Al-Qur’an ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi penerimaan murid baru. Karena melalui ujian inilah panitia Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) dapat melihat dan menentukan kelayakan para calon peserta didik untuk menjadi bagia dari keluarga besar MTsN 2 Langkat.Para peserta diuji kemampuan hafalan Al-Qur’an, kelancaran membaca, serta ketepatan tajwid oleh para penguji yang kompeten di bidangnya.
Ketua panitia Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) yaitu Bapak Herman Sitorus, S. Ag MM menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaring generasi Qurani yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki dasar keagamaan yang kuat. “Kami ingin memastikan bahwa calon siswa yang diterima memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an serta mampu membaca dan menghafalnya dengan baik,” ungkap Ketua Panitia.
Para peserta tampak serius dan percaya diri saat mengikuti ujian. Sebagian dari mereka bahkan telah mempersiapkan diri jauh hari dengan memperdalam hafalan dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an.
Kepala MTsN 2 Langkat yaitu Bapak Zulkifli Hasibuan, M. Pd mengatakan bahwa “Seleksi ini bukan sekadar tes, tetapi upaya kami dalam mencari bibit unggul yang memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan baik. Kami berharap peserta yang lolos nantinya dapat menjadi kebanggaan madrasah serta membawa nilai-nilai Qurani dalam kehidupan sehari-hari”.
Selain sebagai ajang seleksi, kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi calon siswa untuk terus meningkatkan kemampuan dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an. Diharapkan, melalui proses ini, madrasah dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Dengan adanya ujian tahfizh dan tes baca Al-Qur’an ini, madrasah semakin menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi penerus bangsa yang religius, berilmu, dan berdaya saing tinggi.




