Pada hari Minggu, tanggal 11 Januari 2026 dalam wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan khususnya madrasah, BRI Peduli melalui Yayasan Baitul Maal BRILiaN (YBM BRILiaN) melalui aksi nyata pasca banjir bandang di Kecamatan Besitang. Tidak hanya memberikan bantuan berupa cat tembok tetapi juga memberikan alat kebersihan serta turun tangan langsung mengecat dan membersihkan lingkungan madrasah sebagai upaya pemulihan lingkungan madrasah agar kembali indah dan nyaman seperti sedia kala. Kegiatan itu dilaksanakan mulai pukul 07.00 Wib sampai dengan selesai yang diikuti oleh 50 orang personil dari BRI peduli beserta dewan guru di MTsN 2 Langkat.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari bentuk tanggung jawab sosial BRI Peduli dalam mendukung pemulihan sarana dunia pendidikan yang terdampak banjir. Sejumlah pihak BRI Peduli bersama dewan guru madrasah bergotong royong dalam mengecat dinding ruang, kelas, dan area strategis lainnya yang sebelumnya tampak kusam dan rusak serta membersihkan sisa-sisa lumpur yang masih ada di lingkungan madrasah akibat terjangan banjir bandang.

Kepala MTsN 2 Langkat yaitu Bapak Zulkifli Hasibuan, M. Pd menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta aksi nyata yang diberikan oleh pihak BRI Peduli. Menurutnya, bantuan ini tidak hanya memperbaiki tampilan fisik madrasah, tetapi juga menjadi penyemangat bagi guru dan siswa untuk kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan penuh semangat. “bantuan yang diberikan ini sangat berarti bagi kami, kehadiran BRI Peduli yang langsung terjun kelapangan menunjukkan kepedulian dengan sangat tulus dan memberikan motivasi besar bagi keluarga MTsN 2 Langkat”. Ungkap Kepala MTsN 2 Langkat

Melalui kegiatan ini, seluruh keluarga besar MTsN 2 Langkat berharap kontribusi yang diberikan oleh pihak BRI Peduli dapat mempermudah dewan guru untuk kembali menciptakan suasana belajar mengajar yang baik dan efektif serta kenyaman bagi para siswa sehingga seluruh dewan guru madrasah lebih mudah untuk mendidik generasi bangsa selanjutnya.

Aksi nyata ini menjadi bukti bahwa kepedulian tidak hanya diwujudkan melalui bantuan material saja, tetapi melalui keterlibatan langsung juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung keberlangsungan pendidikan pascara bencana alam yang telah terjadi.